Pertemuan Upsus Swasembada Pangan pasaca banjir di Kabupaten Konawe Utara. Foto: (IST)
Kendari – Dalam mendukung Upsus Swasembada Pangan di Sulawesi Tenggara (Sultra) maka selama Juli 2019 ini, Balitbangtan BPTP Sultra melakukan safari ke Kabupaten Konawe, Konawe Utara, dan Kolaka Timur guna melakukan advokasi teknologi pada wilayah yang terdampak banjir.

Ir. Suharno MS selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan, untuk Kabupaten Konawe, advokasi dilakukan di BPP Pondidaha dan BPP Wonggeduku. Untuk di Konawe Utara advokasi dilaksanakan di Dinas Pertanian setempat. Sementara di Kolaka Timur, advokasi dilaksanakan di BPP Ladongi.

“Pertemuan diikuti oleh Kepala BPP, Kepala Pertanian Kecamatan, Penyuluh Pertanian, Pengamat OPT, Ketua Gapoktan, dan Ketua Poktan serta petani,” ungkap Suharno.
Narasumber pertemuan tersebut yaitu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten, Kepala Bidang Tanaman Pangan serta Peneliti BPTP.

Adapun materi yang dibahas meliputi penyelesaian usulan CPCL untuk bantuan benih pasca banjir, perbaikan lahan sawah pasca banjir, analisis tanah, teknologi Jarwo Super serta dinamika kelompok tani.

Dalam acara itu juga diserahkan perangkat alat uji tanah sawah (PUTS), perangkat uji tanah kering (PUTK), dan benih padi Inpari 43 untuk demplot. (Adv)














Komentar