Kunjungan lapang peserta Diklat Teknik Penyusunan Materi dan Media Penyuluhan Tercetak bagi Penyuluh Kehutanan ke BPTP Balitbangtan Sultra. Foto: ist.
Kendari – BPTP Balitbangtan Sulawesi Tenggara (Sultra) menerima kunjungan lapang peserta Diklat Teknik Penyusunan Materi dan Media Penyuluhan Tercetak bagi Penyuluh Kehutanan. Kunjungan tersebut diterima oleh Kepala BPTP Balitbangtan Sultra, Koordinator Pelayanan Pengkajian, Penyuluh, dan Peneliti Lingkup BPTP Balitbangtan Sultra, Rabu (27/3/2019).
Kepala BPTP Balitbangtan Sultra Ir. Muh. Asaad, M.Sc dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta penyuluh kehutanan beserta pendamping dan fasilitator, yang telah meluangkan waktunya untuk berkunjung ke BPTP dalam rangka pembelajaran penyusunan materi penyuluhan melalui media cetak.

Baca juga: BPTP Balitbangtan Sultra Desiminasikan Teknologi Jajar Legowo Super di Baubau
“BPTP Balitbangtan Sultra merupakan UPT Kementan di daerah yang mempunyai tugas melaksanakan pengkajian, perakitan, dan pengembangan teknologi tepat guna spesifik lokasi. BPTP mempunyai wilayah kerja di seluruh kabupaten Provinsi Sulawesi Tenggara, mencakup semua sektor komoditas pertanian dalam rangka peningkatan produktivitas melalui pendampingan teknologi. Penyebaran teknologi pertanian melalui penelitian terapan di kelompok tani dan bekerjasama dengan penyuluh di daerah. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah bimbingan teknis dan pendampingan program strategis Kementan seperti Upsus Pajale dan Siwab,” kata Muh. Asaad.
Baca juga: Sultra Pacu Luas Tambah Tanam Pajale
Sementara itu, Widyaiswara Balai Diklat Kehutanan Makassar Ir. H. Yandi Bachli, M.Si, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala BPTP Balitbangtan Sultra beserta jajarannya, yang telah menerima kunjungan peserta diklat dalam rangka proses pembelajaran tentang media cetak penyuluhan. Peserta diklat berjumlah 30 orang yang berasal dari beberapa kabupaten yang ada di Sultra. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat langsung proses pembuatan media cetak, penguasaan media, jenis, dan contoh media diseminasi serta alur teknologi dari kebijakan sampai pada penerapan dilapangan.

“Harapan dari kegiatan kunjugan ini dapat menambah pengetahuan tentang teknologi dan pembuatan media cetak serta dapat terjalin kerja sama antara penyuluh kehutanan dengan BPTP, ” ungkap Yandi.
Dr. Muh. Alwi Mustaha, M,Si sebagai narasumber memaparkan profil dan tupoksi BPTP Sultra. Salah satu fungsi dari BPTP adalah pelaksanaan bimbingan teknis materi penyuluhan dan diseminasi hasil pengkajian teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi.

“Saat ini industri pertanian dunia sudah memasuki era revolusi industri yang keempat atau biasa disebut industri 4.0 ditandai dengan penggunaan mesin-mesin otomasi yang terintegrasi dengan jaringan internet. Hasil-hasil kegiatan BPTP Balitbangtan Sultra yang diantaranya rekomendasi teknologi dan kebijakan stakeholder di wilayah Sultra, karya tulis ilmiah, publikasi jurnal, prosiding (nasional dan internasional), produk primer dan sekunder (benih, olahan, pupuk organik), serta hak kekayaan intelektual paten dan lainnya,” papar Muh. Alwi
Ir. Muh. Rusman, MP narasumber kedua menyampaikan materi alur informasi dan proses pembuatan media tercetak sebagai media penyuluhan untuk disampaikan ke masyarakat. Alur informasi teknologi yang harus dibangun dalam rangka penyebarluasan teknologi pertanian melalui peneliti ke penyuluh kemudian disampaikan ke petani.

“Proses pembuatan media tercetak sebagai media diseminasi teknologi diawali dengan perencanaan, angaran, identifikasi kebutuhan materi (FGD), penelusuran materi, perakitan materi, pembahasan, uji pracetak (petani dan penyuluh), perbaikan/revisi, produksi media, penyebaran media, dan evaluasi,” terang Muh. Rusman.
Kegiatan kunjungan diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber serta melakukan kunjungan ke kebun bibit induk (KBI), perpustakaan, dan display teknologi yang didampingi oleh koordinator pelayanan pengkajian Ir. Muh. Yusuf, M.Si. (Adv)














Komentar