
KENDARI, PORTALSULTRA.COM – Meski jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam akan segera berakhir pada 2018 mendatang. Sebagai pimpinan ia masih berkewajiban untuk terus memberikan arahan dan pembinaan. Seperti pesan yang dititipkannya kepada seluruh Kepala Desa, Lurah, dan Camat yang ada di Sultra. Apa isi pesannya?
“Saya berpesan agar kita semua senantiasa mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Peningkatan kompetensi melalui pendidikan terutama tehadap generasi muda di pedesaan harus menjadi prioritas, kalau tidak mau dilindas oleh zaman dan menajadi penonton atau tamu di rumah sendiri,” pinta Nur Alam saat memberikan sambutan di acara Rakorda Kades, Lurah, dan Camat Se Sultra di Grand Clarion Hotel Kendari, Selasa (25/4/2017).
“Anggaran yang dikucurkan cukup besar tetapi bila perhatian kita hanya membangun infrastruktur maka dalam beberapa tahun akan rusak kembali. Karena itu penting juga untuk mengalokasikan anggaran agar pembangunan SDM terutama pendidikan dan kesehatan dapat terselenggara,” imbuhnya.
Gubernur Sultra dua periode itu yakin, jika hal tersebut dilakukan maka akan menciptakan generasi yang cerdas yang mampu berfikir dan berkreasi serta mampu membangun masyarakatnya sendiri.
“Bila itu yang kita lakukan maka dalam kurun waktu 15 hingga 20 tahun yang akan datang. Anak-anak kita akan tumbuh menjadi manusia-manusia yang cerdas yang mampu berfikir dan berkreasi serta mampu membangun masyarakatnya dan negerinya sendiri,” jelas Nur Alam.
“Kita tidak boleh lalai dalam membangun SDM. Karena IPTEK terus berkembang, masyarakat di tempat lain terus berlomba-lomba untuk mengembangkan SDM nya terutama generasi muda. Jangan sampai kita ketinggalan. Karena membangun SDM tidak sama dengan membangun infrastruktur yaitu dalam sekejab bisa selesai. Membangun SDM butuh proses dan butuh waktu. Inilah yang perlu kita camkan bersama,” tambah Nur Alam.
Pada kesempatan tersebut, Nur Alam yang telah menahkodai Sultra selama 9 tahun ini mengucapkan terima kasih kepada seluruh Kades, Lurah, dan Camat di Sultra atas kerjasama dengan baik dalam mendukung program Pemerintah Sultra.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Kepala Desa, Lurah, dan Camat yang selama ini telah bekerjasama dengan baik dalam mendukung dan menyelenggarakan pemerintahan di Sulawesi Tenggara,” ucapnya.
Nur Alam sendiri bersama dengan wakilnya Saleh Lasata dipastikan akan mengakhiri masa kepemimpinan mereka pada 18 Februari 2018.
“Rapat kerja ini adalah merupakan tahun terakhir di masa kepemimpinan saya dengan Bapak saleh Lasata yang akan berakhir pada tanggal 18 Februari 2018,” pungkasnya.
Penulis: Benny Syaputra Laponangi














Komentar