Terungkap! Begini Cara Pengedar Narkoba Memasukan Barang Haram ke Rutan dan Lapas

Sultra Raya346 views

 Kakanwil Kemenkumham Sultra Sofyan tengah saat berpose bersama usai mengikuti acara pisah sambut Kakanwil Kemenkumham Sultra

KENDARI, PORTALSULTRA.COM Penjagaan yang ekstra ketat tidak serta merta menjadikan Lapas dan Rutan bebas dari peredaran narkoba.

Karena itu, masuknya narkoba ke dalam Lembaga Pemasyarataan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) membuat kekhawatiran bukan hanya masyarakat secara umum tetapi juga petugas lapas maupun rutan juga turut prihatin karena dapat mencoreng institusi.

Kakanwil Kemenkumham Sultra, Sofyan mengaku, narkoba sering kali dimasukan dengan berbagai cara. Caracara yang dilakukan oleh oknum pengedar barang haram itu seperti melewatkan melalui udara, melalui tanah, melalui selokan, termasuk melalui kucing.

“Kucing yang biasa main di rutan, di lapas dipanggil kemudian diikat pakai lakban dan disuruh masuk,” bebernya saat dihubungi melalui via telepon, Sabtu (7/1).

Mantan Direktur Pelayanan Komunikasi Masyarakat HAM ini mengakui, jika hal semacam ini juga harus jeli untuk diselidiki. Karena itu, Sofyan menginginkan agar pemerintah bisa mengadakan anjing placak disetiap lapas dan rutan.  “Pinjam anjing pelacak saja sulit. Bea cukai saja bisa mendapatkan anjing pelacak, lalu mengapa kita tidak?,” katanya.

Lanjut pria kelahiran Tanjungkarang 24 Oktober 1964 ini, jika pemerintah memfasilitasi satu anjing pelacak untuk disetiap rutan dan lapas, maka bisa dipastikan akan menghambat aksi mereka untuk memasukkan obat terlarang. Selain itu, sofyan juga mengingatkan, agar dalam hal kunjungan tidak diperkenankan untuk bersentuhan melainkan melalui sarana komunikasi.

“Jika ini direalisasikan, serta ditunjang dengan fasilitas komunikasi semacam telepon, yang kemudian menghubungkan antara tahanan dengan pengunjung, maka Insya Allah bisa sangat mengurangi masuknya narkoba di lapas maupun di rutan,” pungkasnya.

 

Editor  : AJMAIN YUSDIN

 

 

Komentar