
KENDARI,PORTALSULTRA.COM – Buntut dari adanya demonstrasi pada hari Kamis, (26/1) terkait adanya puluhan ribu mahasiswa yang ilegal atau tidak terdaftar di Pangkalan Data Dikti berimbas pada diundurnya dari pelaksanaan wisuda yang sedianya akan dilaksanakan pada awal Februari 2017.
Melalui surat yang ditanda tangani langsung oleh Plt. Rektor UHO Supriadi Rustad, dijelaskan bahwa pelaksanaan Wisuda P
rogram Doktor X, Magister XXXIX, Profesi Dokter VII, Sarjana LXXII, dan Pendidikan Vokasi LXXI Periode Oktober 2016 – Januari 2017 diundur sampai dengan akhir Februari 2017.
Menurut Guru Besar Fisika ini bahwa mundurnya waktu pelaksanaan wisuda dikarenakan belum lengkapnya data para calon wisudawan sesuai hasil dari verifikasi pada UPT-TIK dan Pangkalan Dikti.
Sebelum terbitnya surat penundaan wisuda ini, sekelompok mahasiswa dari berbagai Fakultas berunjuk rasa mempertanyakan terkait adanya Puluhan Ribu Mahasiswa UHO yang ilegal atau tidak terdaftar di Pangkalan Data Dikti.
Baca : Puluhan Ribu Mahasiswa UHO Diduga Ilegal
Dan hal ini telah diklarifikasi lansung oleh Plt. Rektor UHO, Supriadi Rustad bahwa ia sendiri yang menemukan angka mereka yang tidak terdata di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi Kementerian Riset, Teknologi Dan Pendidikan Tinggi.
Baca : Plt. Rektor, Benarkan Adanya Puluhan Ribu Mahasiswa UHO Yang Ilegal
Dengan terbitnya surat edaran dari Plt. Rektor ini, maka proses wisuda akan dapat dilaksanakan sampai dengan lengkapnya data para calon wisudawan di UPT-TIK dan Pangkalan Data Dikti.
Editor : Benny Syaputra Laponangi
[irp]










Komentar