Butuh Perubahan Sistem
Sebagai seorang muslim, sudah selayaknya kita memandang berbagai persoalan dengan sudut pandang Islam sebab aturan Islam mengatur seluruh persoalan termasuk masalah ketenagakerjaan.
Islam tidak melarang sebuah investasi asing selama tidak bertentangan dengan rambu-rambu yang telah di tetapkan oleh syariah dan investasi itu mampu memberikan ke maslahatan untuk umat. Islam memandang investasi asing tidak boleh masuk dalam bidang-bidang yang strategis dan tidak menguasai SDA yang berkategori milik umum.
Berkaitan dengan Keberadaan tenaga kerja asing yang menjadi syarat adanya investasi jika tenaga kerjanya juga berasal dari negara asing. Tentunya Islam memandang bolehnya TKA masuk ke suatu wilayah muslim dilihat dari dua sisi. Sebagaimana hubungan luar negeri dalam sistem islam termasuk hubungan ekonomi mengikuti hubungan politik antara negara islam dan negara kafir. Sisi pertama, negara kafir mu’ahid yaitu negara yang sedang di lakukan perjanjian, maka perlakuan tenaga kerja mereka harus mengikuti perjanjian yang telah di sepakati oleh negara. Sisi kedua, negara asing yang disebut kafir harbi dimana negera ini sangat memusuhi islam, maka warga negaranya tidak boleh masuk dinegeri Islam apatah lagi menjadi pekerja.
Namun, saat ini banyaknya TKA yang masuk kenegeri muslim terbesar dunia ini sebab saat ini kebijakan pemerintahlah yang memudahkan masuknya TKA yang sepaket dengan investasinya tanpa mempertimbangkan dampaknya. Tentunya untuk menyelesaiakan permasalahan yang ada membutuhkan solusi yang konferhensif.
Selama sistem kapitalisme masih bercokol, negeri ini tidak akan bangkit dari keterpurukannya, Tenaga kerja asing termasuk Cina telah menyerbu Indenesia dengan kedok investasinya yang akan meraup untung besar ketika ini terus dibiarkan. Kondisi ini akan bisa di hentikan jika yang menjadi pondasi ekonomi itu di ganti secara total.
[irp posts=”2218″ name=”Breaking News : Ratusan Massa Yayasan Lakidende Bergerak Menuju Unilaki, Ambil Alih Pengelolaannya”]
Mengganti sistem ekonomi kapitalisme dengan sistem Islam, sebab hanya dengannya kekayaan alam terselamatkan dan hanya di gunakan untuk kesejahteraan rakyat serta pengelolaannya tidak menggunakan tenaga kerja asing. Terlepas dari itu, penerapan sistem islam akan mendatangkan keberkahan dari langit dan bumi, sebab ini merupakan kewajiban dariNya untuk kemudian diterapkan, hanya saja sistem ini tidak mampu berdiri sendiri membutuhkan institusi politik yang akan menjalankannya.
Allahu a’lam bisshawab
Oleh : Sitti Aisyah Al-Fatih, SE (Owner Rumah Jahit Aisyah)










Komentar